Detik – Detik Meninggalnya Nabi Muhammad SAW !

ImageInilah detik detik yang terjadi ketika nabi Muhammad saw
menghembuskan nafas terakhir

Kemudian masuklah malaikat Jibril as menemui Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam seraya berkata:” Malaikat
maut ada di pintu, meminta izin untuk menemuimu, dan dia tidak pernah meminta izin kepada seorangpun sebelummu.” Maka beliau berkata kepadanya:” Izinkan
untuknya wahai Jibril.” Masuklah malaikat Maut seraya berkata:”
Assalamu’alaika wahai
Rasulullah.

Allah telah mengutusku untuk memberikan pilihan
kepadamu antara tetap tinggal di dunia atau bertemu dengan Allah di Akhirat.”
Maka Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:” Bahkan
aku memilih Ar-Rafiqul A’la (Teman yg tertinggi), bahkan
aku memilih Ar-Rafiqul A’la,bersama-sama dengan orang-
orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah yaitu = para
nabi , para shiddiqiin, orang-orang yg mati syahid dan orang-orang saleh. Dan
mereka itulah rafiq (teman) yg sebaik-baiknya.” ‘Aisyah ra menuturkan bahwa sebelum Rasulullah
Shalallahu ‘Alaihi Wassalam wafat, ketika beliau bersandar pada dadanya, dan dia
mendengarkan beliau secara seksama, beliau berdo’a:

“Ya Allah, ampunilah aku,rahmatilah aku dan susulkan aku pada ar-rafiq al-a’la. Ya Allah (aku minta) ar-rafiq al-a’la, Ya Allah (aku minta) ar-
rafiq al-a’la.” Berdirilah malaikat Maut disisi kepala
Nabi Shalallahu ‘Alaihi
Wassalam- sebagaimana dia
berdiri di sisi kepala salah seorang diantara kita- dan
berkata:” Wahai roh yg bagus, roh Muhammad ibn Abdillah,keluarlah menuju keridhaan
Allah, dan menuju Rabb yg ridha dan tidak murka.” Sayyidah ‘Aisyah ra
berkata:”Maka jatuhlah tangan Nabi Shalallahu ‘Alaihi
Wassalam, dan kepala beliau menjadi berat di atas dadaku,
dan sungguh aku telah tahu bahwa beliau telah wafat.” Dia ra berkata:”Aku tidak tahu apa yg harus aku lakukan,
tidak ada yg kuperbuat selain
keluar dari kamarku menuju masjid, yg disana ada para sahabat, dan kukatakan:”Rasulullah telah wafat,Rasulullah telah wafat,Rasulullah telah wafat.”
Maka mengalirlah tangisan di dalam masjid. Ali bin Abi
Thalib ra terduduk karena beratnya kabar tersebut,‘Ustman bin Affan ra seperti anak kecil menggerakkan tangannya ke kanan dan kekiri. Adapun Umar bin al-Khaththab ra berkata:” Jika ada seseorang yang mengatakan bahwa Rasulullah
Shalallahu ‘Alaihi Wassalam telah meninggal, akan
kupotong kepalanya dgn pedangku, beliau hanya pergi untuk menemui Rabb-Nya
sebagaimana Musa as pergi untuk menemui Rabb-Nya.” Adapun orang yg paling tegar
adalah Abu Bakar ra, dia masuk kpd Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam,
memeluk beliau dan
berkata:”Wahai sahabatku.” Kemudian dia
mencium Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam dan berkata :”Anda mulia dalam hidup dan
dalam keadaan mati.” Keluarlah Abu Bakar ra menemui manusia dan berkata:” Barangsiapa menyembah Muhammad , maka Muhammad sekarang
telah wafat, dan barangsiapa yang menyembah Allah,maka sesungguhnya Allah kekal, hidup, dan tidak akan mati.” Maka akupun keluar
dan menangis, aku mencari tempat untuk menyendiri dan aku menangis sendiri.”

Inna lillahi wainna ilaihi raji’un, telah berpulang ke rahmat Allah orang yg paling
mulia, orang yg paling kita cintai pada waktu dhuha ketika memanas di hari Senin 12 Rabiul Awal 11 H tepat pada usia 63 tahun lebih 4 hari.
semoga shalawat dan salam selalu tercurah untuk Nabi kita tercinta Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s